skip to content »

moneyjet.ru

Vidio bocah ngewe pas lagi tidur

vidio bocah ngewe pas lagi tidur-3

Ibu rupanya suka dengan gerakan ini karena desahan Ibu semakin keras, bahkan kini aku dapat merasakan pantat Ibu bergoyang untuk mengimbangi gerakanku, aku jadi bertambah bernafsu untuk dapat mengesoti Ibuku lebih lama lagi, tubuh Ibuku kembali kubalik dan kini posisi tubuh Ibuku sedikit kutekuk menyerupai gaya anjing.Ibu yang sudah pasrah menuruti keinginanku, lewat gaya anjing ngesot ini aku terus memasukkan dan mengeluarkan jalan tolku dengan cepat, kemaluan Ibu yang kini benar-benar basah memudahkan gerakan jalan tolku menelusuri liang vagina tempat aku dulu lahir, akhirnya aku tak tahan lagi dengan cepat aku menghujamkan jalan tolku dalam-dalam ke lubang kemaluan Ibuku saat kepuasan itu datang, dan air maniku pun muncrat begitu deras dan banyak, membasahi tempe Ibu.

vidio bocah ngewe pas lagi tidur-37vidio bocah ngewe pas lagi tidur-20vidio bocah ngewe pas lagi tidur-37

Dengan gerakan cepat tubuh Ibu sudah berada dalam pelukanku, kini aku dapat merasakan harum dan mulusnya tubuh Ibuku sendiri, mendapat perlakuan seperti itu tentu saja Ibuku meronta dan mencoba melepaskan diri.Kali ini aku tidak mengalami kesulitan, dan dengan mulusnya jalan tolku tenggelam dalam tempe Ibu, Aku pun bergerak maju muindur dengan cepat, sementara Ibu langsung menggoyangkan pantatnya dengan lambat, aku dapat merasakan nikmat vagina Ibu yang mencengkeram erat jalan tolku saat Ibu menggoyangkan pantatnya, kadang Ibu mengangkat pantatnya untuk menyambut hunjaman jalan tolku yang akan masuk kedalam tempe Ibu, permainan berlangsung cukup lama dan Ibu kelihatan begitu menikmatinya.Mata Ibu terus merem melek, mulutnya yang kecil mendesah, makin lama desahan Ibu semakin keras, dan kedua tangan Ibu mencengkeram bahuku, rupanya Ibu hampir mencapai puncak kenikmatannya.Lama-lama kelamaan aku jadi terangsang melihat tubuh telanjang Ibuku tersebut, Berkali-kali aku meneguk ludah melihat pantat Ibu yang kelihatan masih padat dan bulat, atau ketika tangan Ibu mengusap kemaluannya dengan lembut, aku seperti menyaksikan striptease yang menggairahkan, dan tanpa sadar tubuhku mennyenggol pintu kamar sehingga bunyi pintu yang terbuka mengagetkan Ibu maupun aku sendiri.Ibu memandangku sambil melotot karena merasa malu melihat anaknya sedang memergokinya bertelanjang bulat, tapi anehnya aku tak merasa takut atau malu, aku malah menikmati pemandangan di depanku, tubuh putih mulus dengan buah dada yang bulat dan kemaluan yang penuh dengan rambut hitam, “Ryan, sejak kapan.. ” tanya Ibuku sambil menahan amarah, aku hanya tersenyum kecil, karena melihat Ibuku malah bertolak pinggang dan tidak menutupi kemaluan maupun buah dadanya.Namun kedua tanganku cukup kuat untuk menahan tubuh Ibuku dalam pelukanku, “Ryan.., lepaskan!! ” aku tak peduli lagi, leher Ibu yang jenjang jadi sasaran mulutku.

Pipinya juga tak luput dari ciuman bertubi-tubi dan penuh nafsu dari mulutku.

Tapi aku tidak putus asa, dengan sedikit usaha dan terus memaksa akhirnya jalan tolku bisa masuk seluruhnya ke tempe Ibuku. Aku yang mengira Ibu sudah bergairah menjadi bersemangat dalam bergerak maju dan mundur, payudara Ibu yang basah oleh keringatnya kuciumi dengan panuh nafsu, putingnya kuisap-isap lembut, dan sesekali kugigit.

Ibu sedikit menggelinjang saat kuperlakukan seperti itu.

Kemaluanku kembali mengeras, saat ini aku benar-benar kembali butuh tempe Ibuku lagi, tanpa pikir panjang lagi aku segera keluar kamar dan mencari Ibuku di kamarnya, tapi Ibu sudah tidak ada di kamarnya, aku pun mencarinya di ruang tengah, ternyata tidak ada juga.

Saat itu kulihat Ibu sedang di dapur dan sedang memasak air, Ibu memakai daster tanpa lengan, dan lekuk tubuhnya yang ramping semakin membuatku bernafsu untuk segera bercinta dengan Ibuku.

Rumah sudah kelihatan sepi, Mbak Mona sudah berangkat sekolah dan ayah sudah ke kantor, tinggal aku dan ibu yang ada dirumah, setiap harinya Aku menuju keruang makan untuk sarapan, tapi hari in tidak ada nasi atau roti yang biasanya disediakan oleh ibuku.